Petunjuk untuk Penulis


 

Abstrak dan Artikel Penelitian

International Conference on Public Health

 

International Conference on Public Health menerima naskah abstrak dan artikel penuh (full paper) hasil penelitian di semua cabang epidemiologi, kesehatan masyarakat, dan topik yang berhubungan dengan Sustainable Development Goals. Setiap naskah yang dikirimkan akan dikaji oleh Scientific Committee ICPH, baik dalam aspek format, bahasa, substansi, dan metodologi, yang akan memutuskan kelayakan naskah tersebut untuk dipresentasikan oral, dipublikasikan dalam jurnal, ataupun dipresentasikan dalam bentuk poster. Kepatuhan terhadap ketentuan ICPH akan memperbesar kemungkinan naskah untuk diterima ICPH.

Abstrak yang lolos dari kajian Scientific Commiteee ICPH akan diberi alokasi waktu untuk disajikan pada sesi presentasi oral pada ICPH (lihat jadwal ICPH). Abstrak yang tidak lolos untuk presentasi oral tetapi memenuhi syarat untuk presentasi poster diberi kesempatan untuk ditampilkan pada ICPH dalam bentuk presentasi poster. Poster ditayangkan di ICPH (lihat jadwal ICPH).

Scientific Committee ICPH akan membimbing penulisan dan penerbitan artikel penelitian pada jurnal internasional. Perlu diketahui, biaya tambahan akan dikenakan untuk kegiatan publikasi tersebut. Besarnya biaya penerbitan dari pihak jurnal internasional bervariasi tergantung dari jurnal yang dituju. Biaya untuk bimbingan dan publikasi di luar biaya pendaftaran peserta ICPH. Lihat TANGGAL PENTING (IMPORTANT DATES) tentang batas akhir pengiriman naskah.

 

Aturan Umum

Naskah abstrak dan artikel penuh hasil penelitian yang dikirimkan harus asli (tidak ada toleransi bagi plagiarisme). Jadi peneliti harus menggunakan hasil penelitian milik sendiri, bukan hasil penelitian orang lain. Naskah tersebut tidak pernah dipresentasikan dalam konferensi lain, dan tidak pernah diterbitkan pada jurnal nasional maupun internasional.

Penulis utama harus menyertakan di bawah judul naskah abstrak dan artikel penuh penelitian informasi penting sebagai berikut:

  1. Nama lengkap semua peneliti (perlu dicatat, hanya peneliti yang memberikan kontribusi nyata dalam penelitian tersebut yang namanya boleh dicantumkan)
  2. Nama lengkap peneliti/ penulis utama
  3. Nama dan alamat lengkap institusi tempat bekerja
  4. Nomer telepon dan alamat e-mail pribadi penulis utama yang bisa dihubungi dan institusi.

Keterkaitan sponsor atau kemungkinan konflik kepentingan harus diberitahukan di akhir batang tubuh naskah artikel penuh penelitian.

Semua naskah tulisan ilmiah ditulis dalam format Word document (.doc), dengan jenis huruf dan angka  Georgia, ukuran huruf dan angka adalah 12, dan baris dalam teks berjarak 1.5 spasi. Batas halaman dari tepi kiri, kanan, bawah atas, masing-masing 3 cm.

Kata asing ditulis miring. Nama orang (misalnya, Drummond M) atau tempat asing (Oxford, UK) tidak ditulis miring. Kata serapan asing yang sudah diIndonesiakan (misalnya, aktivitas, efektivitas) tidak perlu ditulis miring. Dalam naskah artikel yang dikirimkan, pisahkan gambar/ foto dan tabel dari teks. Pada teks disebutkan tempat di mana gambar dan tabel harus diletakkan. Beri judul di atas tabel dan di bawah gambar.

 

ABSTRAK

Peserta ICPH dapat mengirimkan naskah abstrak untuk dipresentasikan oral atau poster pada acara ICPH. Abstrak merupakan ringkasan dari artikel penuh (full paper) laporan ilmiah hasil penelitian asli di  semua cabang epidemiologi, kesehatan masyarakat, dan topik yang berhubungan dengan Sustainable Development Goals.

Peneliti Indonesia mengirimkan abstrak dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Peneliti internasional mengirimkan abstrak dalam bahasa Inggris. Panjang abstrak tidak melebihi 350 kata, disertai kata kunci maksimum 5 kata. Abstrak harus terstruktur sebagai berikut:

  1. Latar Belakang
  2. Subjek dan Metode
  3. Hasil-Hasil
  4. Kesimpulan

Abstrak yang terstruktur penting untuk memastikan bahwa tidak ada informasi penting dari hasil penelitian yang dilewatkan peneliti.

Latar Belakang: terdiri dari 2-3 kalimat tentang latar belakang dan alasan melakukan penelitian dengan judul yang telah dipilih. Latar belakang diakhiri dengan sebuah kalimat yang menyatakan tujuan penelitian.

Subjek dan Metode: berisi desain studi, lokasi penelitian, populasi sasaran, sampel, teknik memilih sampel, variabel dependen dan independen, cara mengukur variabel, dan metode analisis data.

Hasil: berisi temuan-temuan utama dan penting hasil analisis data penelitian. Jika penelitian kuantitatif, maka temuan tentang hubungan/ pengaruh variabel, ataupun perbedaan kelompok harus diikuti dengan estimasi besarnya hubungan/ pengaruh/ perbedaan, Confidence Interval 95%, dan nilai p, yang ditulis di dalam kurung, dan di akhir dari kalimat temuan tersebut. Nilai p harus dilaporkan dalam 3 angka di bekakang desimal, misalnya: p=0.027. Sebagai contoh, interpretasi tentang suatu hubungan tertentu (OR= 5.67; CI95% 4.44 hingga 9.23; p=0.027).

Kesimpulan: terdiri atas 1-2 kalimat kesimpulan penelitian. Bagian kesimpulan dapat ditambahkan implikasi hasil penelitian. Peneliti tidak boleh memberikan saran di luar hasil penelitian yang dilakukan peneliti (yakni, hasil dari penelitian orang lain).

 

Artikel Penuh

Artikel penuh (full paper) merupakan laporan hasil penelitian asli di  semua cabang epidemiologi, kesehatan masyarakat, dan topik yang berhubungan dengan Sustainable Development Goals. Teks artikel penuh tidak boleh melebihi 4,500 kata.

Perlu diingat, umumnya editor jurnal internasional akan memilih naskah arikel yang lebih pendek jika harus menerbitkan hanya sebuah dari dua buah naskah artikel penelitian dengan kualitas yang sama. Teks naskah artikel penelitian dapat diserta maksimum 8 tabel dan gambar (total).

Artikel yang diterima merupakan hasil studi analitik, baik eksperimental ataupun observasional. Jika merupakan studi eksperimental, RCT lebih besar kemungkinan diterima daripada eksperimen kuasi. IVPH menerima hasil studi analitik kualitatif yang dilakukan dengan metodologi penelitian kualitatif yang baik.

Artikel penelitian harus ditulis dengan struktur sebagai berikut:

  1. Latar Belakang
  2. Subjek dan Metode
  3. Hasil-Hasil
  4. Pembahasan

Latar Belakang: Bagian ini berisi latar belakang alasan yang kuat tentang mengapa melakukan penelitian itu untuk menjawab masalah/ pertanyaan penelitian (research problem/ question) yang dipilih. Bagian ini diakhiri dengan perumusan masalah penelitian yang ditulis dalam kalimat tanya, tujuan penelitian, dan jika perlu hipotesis.

Subjek dan Metode: Bagian ini berisi metodologi penelitian, meliputi desain studi, populasi sasaran (target population), lokasi dan populasi sumber (source population)/ populasi terjangkau (accessible population), teknik memilih sampel dan besar sampel (sample size), variabel dependen dan independen yang diteliti, metode untuk mengontrol faktor perancu (confounding factor), definisi operasional variabel yang diteliti, alat ukur (instrumen) variabel, dan metode dan model analisis statistik.

Hasil-Hasil: Bagian ini terbagi ke dalam dua bagian. Bagian pertama menyajikan karakteristik data sampel (populasi studi), yakni sampel dari populasi, yang hubungan/ pengaruh variabel/ ataupun perbedaan kelompok  dianalisis. Deskripsi sampel (populasi studi) penting agar pembaca dapat menginterpretasikan dan menerapkan temuan penelitian dengan tepat, baik tentang hubungan variabel, efek sebuah variabel terhadap variabel lainnya, ataupun perbedaan kelompok, jika memang ada.

Bagian kedua merupakan hasil analisis tentang hubungan/ pengaruh variabel/ ataupun perbedaan kelompok. Hasil analisis perlu diserta interpretasi (penafsiran) yang benar. Interpretasi dalam bentuk kata-kata tidak boleh memberikan informasi yang sama (redundansi) dengan informasi dalam bentuk angka yang sudah jelas memiliki makna tanpa perlu kata-kata tambahan.

Jika merupakan studi observasional, maka penafsiran yang digunakan dalam pembahasan dan kesimpulan harus berdasarkan hasil analisis mutivariat (merupakan “adjusted analysis” yang telah mengontrol faktor perancu), bukan analisis bivariat (merupakan “crude analysis” yang belum mengontrol faktor perancu).

Sebaliknya jika peneliti menggunakan desain randomized controlled trial (RCT), maka tidak diperlukan analisis multivariat. Dalam desain ini cukup dilakukan analisis bivariat. Sebab pada RCT, semua faktor perancu potensial telah dikendalikan melalui prosedur alokasi random subjek penelitian. Dengan cara itu setiap subjek penelitian dari sampel asli memiliki peluang yang sama untuk terpilih ke dalam salah satu dari kelompok-kelompok studi, yang berarti faktor perancu potensial tidak lagi menyebabkan bias dalam analisis perbandingan kelompok-kelompok studi.

Pembahasan: Bagian ini berisi diskusi yang menghubungkan dan membandingkan hasil penelitian dengan teori yang diuji, dan hasil-hasil penelitian lain sebelumnya. Bagian pembahasan diakhiri dengan menyebutkan keterbatasan penelitian, kesimpulan, implikasi bagi kebijakan maupun implikasi praktik. Perhatikan bahwa “Kesimpulan” tidak diletakkan sebagai bagian tersendiri dalam batang tubuh artikel penelitian, melainkan merupakan paragraf terakhir dari bagian “Pembahasan”. Bila perlu bisa ditambah  saran. Peneliti tidak boleh memberikan saran di luar hasil penelitian yang dilakukan peneliti (yakni, hasil dari penelitian orang lain).

 

Sitasi

International Conference on Public Health menggunakan sistem sitasi (pengutipan) dan referensi (rujukan) Harvard, bukan Vancouver. Sumber yang bisa digunakan sebagai sitasi dan referensi adalah hasil penelitian asli maupun tulisan ilmiah lainnya yang dipublikasikan dalam jurnal, dipresentasikan pada pertemuan ilmiah, atau di-upload pada web. Buku, tesis dan disertasi dapat digunakan sebagai sumber referensi. Komunikasi lisan bukan referensi.

Nama penulis dalam sitasi maupun referensi adalah nama belakang (last name),  ketentuan ini berlaku untuk semua nama orang di seluruh dunia, tanpa kecuali nama orang Indonesia. Sebagai contoh, sitasi atas tulisan Azrul Azwar  tahun 2009 adalah (Azwar, 2009), bukan (Azrul, 2009) atau (Azrul Azwar, 2009) di belakang frasa yang disitasi. Jika ingin menekankan nama penulis, bisa ditulis sebagai berikut: Menurut Azwar (2009), …. atau Studi Azwar (2009) menemukan, …..

Jika terdapat dua penulis yang disitasi, maka sebutkan keduanya. Sebagai contoh, (Probandari dan Utarini, 2010). Jika sitasi melibatkan lebih dari dua penulis, sebutkan nama penulis pertama dan selebihnya ditulis et al. Sebagai contoh, (Weinstein et al., 2007). Jika sitasi melibatkan dua atau lebih (kelompok) penulis, sebutkan penulis atau kelompok-kelompok penulis itu dengan tanda baca titik koma sebagai pemisah. Sebagai contoh, (Utarini, 2003; Probandari dan Utarini, 2010). Jika mengutip dua studi dari seorang penulis yang sama pada tahun yang sama, maka bubuhkan huruf a dan b di belakang tahun. Sebagai contoh, (Freeman, 2006a, 2006b).

 

Daftar Pustaka

Penulisan referensi dengan sistem Harvard sebagai berikut. Sebutkan nama belakang (last name) semua penulis, masing-masing diikuti dengan inisial nama depan (first name) dan nama tengah (middle name) jika ada.  Inisial tidak perlu dipisahkan dengan titik. Jika terdapat tujuh orang atau kurang penulis dari sebuah penelitian, sebutkan semua nama penulis. Setelah nama penulis sebutkan tahun penerbitan dalam kurung. Lalu sebutkan judul artikel, cukup huruf kecil semua, kecuali huruf pertama kalimat ditulis huruf kapital.

Setelah itu tuliskan nama jurnal, bisa lengkap atau singkatan baku, kemudian volume dan nomer jurnal, diakhiri dengan nomer halaman. Urutkan daftar pustaka menurut alfabet. Penulis sebuah artikel tidak harus orang, bisa juga organisasi (misalnya, WHO, CDC). Referensi tidak perlu ditulis miring, baik untuk nama jurnal, nama buku, maupun lainnya. Contoh:

Brown GC, Brown MM, Sharma S, Brown H, Smithen L, Leeser DB, Beauchamp G (2004). Value-based medicine and ophthalmology: an appraisal of cost-utility analyses. Trans Am Ophthalmol Soc.; 102: 177–188.

Perhatikan tanda baca seperti pada contoh. Jika terdapat lebih dari tujuh orang penulis dari sebuah penelitian, sebutkan hanya sampai 7 nama penulis pertama, selebihnya ditulis et al..Contoh:

 

Argent A, Kissoon N, Devictor D, Madden M, Singhi S, et al. (2009). Response to: Twenty-three thousand unnecessary deaths every day: What are you doing about it? Pediatric Critical Care Medicine, 10 (5): 610-612

 

Cara penulisan referensi buku sebagai berikut.  Setelah menuliskan nama penulis dan tahun, sebutkan judul buku dalam huruf kecil semua, kecuali inisial merupakan huruf kapital. Lalu sebutkan kota penerbitan buku, lalu dipisahkan dengan titik dua, sebutkan nama penerbit, akhirnya nomer halaman yang disitasi dari buku tersebut. Contoh:

 

Fletcher RH, Fletcher SW (2005). Clinical epidemiology. The essentials. Edisi ke 4. Baltimore, MD: Lippincott Williams & Wilkins.

 

Referensi dari website maksimum 10% dari jumlah total referensi. Sebutkan bulan dan tahun referensi tersebut diakses.

 

WHO (2009). Key strategies for promotion of breastfeeding:  Facts and figures. World Health Organization Western Pacific Region.  www.wpro.who.int/internet/ resources…/ global+facts+ and+ figures.pdf – Diakses Januari 2010.

 

Aturan Penulisan Statistik

Penting bagi peneliti (penulis) untuk mengikuti aturan pelaporan statistik hasil penelitian. Pada studi kuantitatif, suatu pernyataan atau interpretasi tentang temuan hubungan-hubungan variabel, efek sebuah variabel terhadap variabel lainnya, atau perbedaan kelompok, harus didukung oleh ikhtisar statistik yang relevan, yang ditulis di dalam kurung di belakang pernyataan/ interpretasi tersebut.

Ketentuan cara melaporkan hasil uji statistik sebagai berikut. Gunakan titik, bukan koma, untuk menyatakan desimal. Statistik hasil analisis cukup ditulis hingga dua desimal di belakang titik. Contoh, mean tekanan darah 125.70 mmHg., SD 40.55 mmHg. Statistik uji apapun disajikan dua desimal di belakang titik. Contoh, X2= 3.84, atau t= 2.56, atau F= 9.44.

Nilai p harus tuliskan hingga 3 desimal di belakang titik. Contoh, p= 0.007, atau p=0.020. Jika nilai p sesungguhnya 0.00003, tuliskan p<0.001. Tidak diperkenankan melaporkan hasil uji statistik sebagai berikut, p<0.05 ataupun p≥0.05. Tidak diperkenankan melaporkan hasil uji statistik Ho ditolak, atau Ho diterima.

Standar internasional yang berlaku sekarang, laporan tentang hubungan atau efek variabel, atau perbedaan kelompok, dilaporkan dalam bentuk estimasi titik dan estimasi interval. Pastikan Saudara melaporkan estimasi titik dan interval dengan  Confidence Interval 95% (CI95). Tuliskan di antara batas bawah dan batas atas dari rentang interval taksiran (CI95%) kata “hingga”, bukan kata penghubungan (-). Contoh: OR= 5.65; CI95% 3.27 hingga 7.05, bukan OR= 5.65; CI95% 3.27 – 7.05.

 

 

 

Unduh Petunjuk untuk Penulis

Share this :